Bromo memang nggak pernah kehabisan cara buat memikat hati wisatawan. Setelah kita puas dengan lautan pasir, kawah aktif, Bukit Teletubbies, dan Penanjakan, sekarang hadir lagi destinasi baru yang langsung hits—Jembatan Kaca Bromo Seruni Point.
Di sini, kamu bisa ngerasain sendiri gimana rasanya berjalan di atas lantai kaca yang transparan, dengan gunung-gunung keren jadi latar belakangnya. Berani coba?
Kalau kamu lagi pengen cari pengalaman yang beda banget waktu ke Bromo, jembatan kaca ini wajib banget masuk ke itinerary kamu.

Kenapa Harus ke Jembatan Kaca Bromo?
Jembatan ini ada di Seruni Point, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo. Panjangnya kurang lebih 130 meter, melintasi jurang sedalam 83 meter. Siap-siap detak jantung naik, soalnya ke bawah langsung jurang, kanan kiri pegunungan indah banget.
Beberapa alasan kenapa tempat ini jadi favorit:
- Bisa berjalan di atas kaca dengan pemandangan jurang di bawah kaki.
- Tempat foto-foto kece banget, latarnya Gunung Bromo, Batok, dan Semeru.
- Salah satu jembatan kaca pegunungan pertama di Indonesia—keren kan?
- Desainnya modern tapi tetap nyatu sama suasana alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
- Bisa buat jalan bareng keluarga, pacar, atau geng traveling!
Gimana Sih Cerita Dibalik Pembangunan Jembatan Ini?
Jembatan Kaca di Seruni Point ini dibangun buat mendongkrak daya tarik wisata Bromo, biar wisatawan betah lebih lama.
Proyek ini masuk dalam pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru. Sebelum dibuka buat umum, jembatan ini diuji soal keamanannya, dicobain dulu juga, biar benar-benar aman.
Pre-launchingnya sekitar pertengahan 2026, setelah itu baru deh bisa dikunjungi siapa aja yang mau.
Investasi & Biaya Pembangunan
Pembuatannya sendiri bukan proyek kecil. Pemerintah serius membenahi kawasan Seruni Point—mulai akses jalan, amphitheater, plaza, viewpoint, sampai jembatan kacanya. Nilai proyeknya sampai ratusan miliar rupiah buat infrastruktur pariwisata di sini.

Berapa Tiket Masuk Jembatan Kaca Bromo?
Tiket masuk ke wahana ini:
- Wisatawan lokal: Rp55.000/orang
- Wisatawan asing: Rp110.000/orang
Tiket ini belum termasuk tiket masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ya! Jadi kalau mau sekalian keliling, harus beli tiket taman nasional juga.
Tips Berkunjung ke Jembatan Kaca Bromo
Supaya jalan-jalan kamu makin asik, coba ikuti tips ini:
- Pakai sepatu yang nyaman dan nggak licin.
- Jangan bawa barang berat-berat saat naik jembatan.
- Pilih hari dan waktu yang cuacanya cerah—pemandangan bakal lebih keren!
- Pastikan kamera atau HP sudah penuh baterainya.
- Pakai jaket tebal, apalagi kalau dateng pagi—dinginnya Bromo lumayan menusuk.
- Ikuti arahan petugas biar semuanya aman dan nyaman.

Kapan Waktu Paling Pas Berkunjung?
Kalau mau dapat suasana terbaik, datanglah pagi (jam 08.00–10.00 WIB). Udara masih segar, matahari belum terlalu terik, dan jumlah pengunjung nggak seramai siang. Sore hari (sekitar 15.30–17.30 WIB) juga bagus, karena golden hour bikin foto makin dramatis.
Musim favorit? Tentu aja musim kemarau (sekitar Mei–September). Langitnya cerah, panorama gunung jelas tanpa tertutup kabut.
Penginapan Rekomendasi di Sekitar Bromo
Masalah tempat nginap? Tenang aja. Berikut beberapa penginapan yang populer di sini:
- Plataran Bromo Resort
- Jiwa Jawa Resort Bromo
- Lava View Lodge
- Cafe Lava Hostel
- Bromo Terrace Hotel
- Yoschi’s Hotel Bromo
Sebagian besar berlokasi di Cemoro Lawang atau Sukapura, jadi gampang banget akses ke Seruni Point dan kawasan wisata Bromo lainnya.
Wisata Seru Lain di Sekitar Jembatan Kaca Bromo
Jangan berhenti di jembatan kaca aja—masih banyak spot kece lain:
- Penanjakan 1 — tempat wajib buat hunting sunrise dengan latar Gunung Bromo dan Semeru.
- Seruni Point — spot alternatif menikmati pemandangan gunung tanpa harus trekking jauh.
- Kawah Bromo — ikon utama Bromo, bisa naik Jeep, lanjut jalan kaki atau naik kuda.
- Lautan Pasir Bromo — hamparan pasir vulkanik yang luas banget.
- Bukit Teletubbies — bukit-bukit hijau, apalagi pas musim hujan, tampilannya bagus banget.
- Pasir Berbisik — area pasir luas yang terkenal banget.
- Bukit Kingkong — sunrise-nya nggak kalah keren, suasananya lebih sepi.
Liburan Praktis Bareng Javanesia Travel
Mau liburan tanpa rempong? Kamu bisa pilih paket tour dari Javanesia Travel, mulai dari Private Sunrise Bromo Tour, Bromo Midnight Tour, sampai trip ke Ijen.

Paket tour Javanesia Travel biasanya udah termasuk:
- Jeep Bromo yang nyaman
- Driver lokal yang paham banget area sini
- Itinerary fleksibel
- Cocok buat solo traveler, keluarga, atau rombongan
- Dapat pendampingan perjalanan juga, jadi makin mudah dan santai
Kesimpulan Tour Jembatan Kaca Bromo Seruni Point
Jembatan Kaca Bromo nggak cuma menambah daftar destinasi unik di Bromo, tapi juga ngasih pengalaman yang benar-benar beda—langsung berjalan di atas jurang, dengan pemandangan Bromo, Batok, dan Semeru yang bikin takjub.
Liburan ke Bromo bakal makin seru, apalagi kalau sempat eksplor destinasi lain di sekitarnya. Kalau mau yang praktis, nggak perlu ribet mikirin transport dan tiket, tinggal serahin ke Javanesia Tour. Jalan-jalan, foto-foto, dan pulang dengan cerita seru dari Bromo!